Si Kuncung Diving bareng Mujaer

Pada suatu hari dipinggiran tenggara ibukota indonesia, sebuah keluarga kecil nan bahagia melakukan perjalanan ke sebuah.. rumah makan..

yap, rumah makan, karena kami lapar.
tapi lapar kami bermartabat, lapar yang sudah kami rencanakan.

solusinya pun tidak ecek-ecek, makan seafood di Gubuk Makan Mang Engking UI Depok.

Awalnya rancana ini terjadi waktu nyari di internet, dimana lokasi taman didekat lingkungan rumah. (maklum rumah baru, hasil nyicil di bank syariah, jadi belum tau lokasi asyik di sekitar rumah).buat ngajak Si kuncung (18 m) belajar manjat dan gelantungan di taman, soalnya, sekarang si kuncung lagi seneng-senengnya lari-larian diluar rumah.

Pas googling nyari lokasi taman, malah keluar rekomendasi tempat makan yang menyatu dengan alam, yang paling mencolok yaitu Gubuk makan Mang Engking UI. dan lokasinya deket dari rumah, cuma 10 menit naik odong-odong.

Di internet sih bagus, bayangan saya, sambil kami nyicipin kepiting saos padangnya ni resto, si kuncung bisa lari-larian di taman, atau mainan air sambil ngasih makan ikan, atau latian diving sama mujaer.

nunggu sampai lapar… langsung dah kami cap cuss, nyarter odong-odong otw kampus kuning.

Lokasi  tempat makan ini ada tepat di pinggir danau salam UI, nyarinya pun gampang, dari jalan margonda masuk ke gerbang kampus UI, tanya yang sopan tu satpam kampus, pasti ditunjukin. kalo nanyanya gak sopan paling cuma muter2 kampus bentar doang.

Dari pintu masuk, tempat makan ini sudah terihat konsepnya ndeso alias tidak modern, menyatu dengan alam, mengingatkan dgn gubuk-gubuk dipinggir sawah kampung halaman saya. –saya kadang berpikir, kenapa orang-orang dan saya tentunya, meninggalkan desa ke kota, nyari duit banyak, kalo pada akhirnya duit itu buat nyari makan dengan makanan dan suasana desa. Yang kalo didesa itu semua gratis. (padi dan sayuran nanem sendiri, ikan sama daging melihara sendiri, tinggal makan aja di gubuk seberang rumah)–.

Entahlah, tapi Suasana dan makanan di Mang Engking Depok ini  menurut saya oke punya.

Dari sambutan pertama masuk yang ramah, dan informasi mengenai kesediaan tempat yang jelas.

–Lanjut entar lagi–

Foto-foto spot yang bagus malah gak dapet, soalnya si kuncung ngajakin lari-larian mulu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s