orangtua

Sekolah Noah (part 2)

Kesampaian juga masuk ke lingkungan sekolah Noah,

Masuk ke sekolah ini kesan pertamanya adalah adem, sejuk, modern, minimalis. Dari gerbang depan, sudah di sambut pohon angsana yang teduh, taman didepan gedung pun tertata rapi dan terlihat sangat dirawat.

Awalnya saya kira gedung sekolah ini tidak terlau luas, tapi setelah saya masuk, ternyata memang tidak luas, ­čśÇ jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah pada umumnya.

Tapi sangat tertata apik dan rapi.  Silakan liat foto-fotonya saja ya, karena saya survey playgroupnya, foto lebih banyak foto play group.

 

Kalo dilihat lingkungannya Oke ya, bagaimana dengan kurikulumnya.

Dari yang saya tangkap, dan sialnya daya tangkap saya sedikit ngawur, saya Cuma bisa nangkap secara garis besar saja, itupun Cuma sedikit.. haha.. pengajaran di playgroup/TK dan SD noah mengikuti kurikulum 2013, dipadukan dengan metode pengajaran dari Noah.

Dan yang saya sukai dari sekolah ini adalah, meskipun dimiliki oleh yayasan Kristen, tapi disini ditekankan mengenai pluralitas, dan jiwa pancasila yang dipandang sebagasi pandangan hidup bersosial.

Begitlah kira-kira, entah kenapa saya nggak bisa nerangin disini detailnya, padahal waktu diterangin di sana saya merasa sangat-sangate excited banget  pengen lihat si kuncung sekolah disana.

 

Oya, yang terpenting biayanya ya, untuk tahun ajaran 2017/2018 playgroup/TK sbb:

Play Group

Caterpillar

Cocoon

TK A

TK B

Rekam Medis Si Kuncung (part 4- Diare)

Si kuncung pernah kena diare juga dan sempat bikin khawatir. dari pengalaman yang sudah-sudah, yang ternyata secara gak sadar ngebentuk  prosedur standar atau SOP penanganan ketika kuncung terindikasi sakit. biarkan si kuncung sembuh secara alami dulu, kalo 3 hari gak sembuh, baru bawa ke dokter.

akhirnya, karena lebih dari 3 hari masih mencret, sikuncung kami bawa ke dokter.

dari dokter dikasih lacto b, yang isinya bakteri baik laktobasilus. kemasannya sachet kecil-kecil, dikasih ke bayi bisa dicampur susu.
ini kayak yakult, cuma dibikin serbuk kayak marimas.

dikasih lacto b ini, sikuncung udah gak diare.selesai. emang bener rumor yang beredar, dokter langganan ini memang TOP dalam membidik sakit bayi.

dan kayaknya bakteri Laktobasilus ini difilemin seru juga kali ya, film kolosal semacam mahabarata gitu. ceritanya jutaan bakteri jahat menyerang dan menguasai kerajaan perut, membuat onar dan merusak stabilitas kerajaan. mendapat laporan, tentara Lacto B sebagai penjaga kedamaian menyerang dengan kekuatan jutaan bakteri baik, jadilah perang di perutsetra. lacto b menang, kerajaan perut tenang.

Rekam Medis Si Kuncung (part 3-Demam)

Demam, informasi yang saya dapat, adalah hal yang wajar terjadi pada bayi.
terjadi akibat sistem tubuh bayi melawan penyakit yang masuk ke tubuh.
si Kuncungpun sudah sering kena demam, sampai 40 derajat juga pernah.
pertama kali demam kami masih panik, langsung si kuncung kami bawa ke dokter anak langganan.dan saran dari dokter, cukup diteteskan obat penurun panas, yang waktu itu diresepin sama dokter, Tempra drop.

tunggu 2-4 jam,panas demam akan turun.

sekarang, kalo si kuncung demam, kami sudah tidak panik lagi, kecuali kalo demamnya lebih dari seminggu.

apalagi kalo demam setelah imunisasi, #kami sudah tidak takut. #tips tanyakan dulu ke dokter sebelum imunisasi, apa setelah disuntik bakal demam. jawaban dokter akan mengurangi kepanikan orang tua.┬á┬á – cuma dikit sih-

jadi, sedialah Tempra di kotak obat rumah anda -ngarep di endorse-

Rekam Medis Si Kuncung (part 2- grok grok )

Sebenarnya si kuncung gak sakit sih, tapi biasalah, sebagai orang tua yang berusaha baik, tetep khawatir sama semua hal yang aneh pada anak pertamanya.

kekhawatiran itu muncul pada bunyi grok-grok dari tenggorokan si kuncung. awalnya saya gak khwatir, malah merasa lucu, ni bayi umur 3 bulan udah ngorok aja, padahal gak ada turunan genetis ngorok dari bapak ibunya, bisa jadi sih dari eyang buyutnya – tp ini juga masih analisa awal-.

karena udah beberapa hari ngorok dan gak lucu lagi. kami ijin terlambat masuk kerja buat nganter si kuncung ke dokter anak langganan yang tenar itu. -fyi, rumornya ini dokter, adalah dokter pribadinya cucu pak presiden ke 6 lho-

daannn,. dokter bilang itu biasa terjadi pada bayi. gak perlu obat dan gak perlu perhatian khusus.

gak puas sama dokter yang satu ini, kami pindah ke dokter anak lain, gak cuma ke dokter spesialis anak, kami ke profesor spesialis anak. pikir kami, bayi sampai kayak susah nafas gini dibilang biasa saja.

harapan kami untuk dapat penjelasan yang lebih rinci ternyata pudar. si Profesor ini juga bilang, ini biasa pada bayi. sekali lagi, biasa pada bayi.

memang sih agak lega, dapat tambahan penjelasan dari si profesor, grok grok terjadi karena si kuncung lahir dengan cara operasi sesar, dada bayi tidak ada tekanan dari lobang lahir, sehingga lendir yang ada di dada dan saluran nafas tidak sepenuhnya keluar.

jadi, bolehlah cari 2nd opinion dari dokter lain, tp jangan merasa lebih pintar dari dokter spesialis anak, karena grok grok pada nafas anak itu biasa, dan gak usah sedia obat grok grok di kotak obat rumah anda. -lagi nggak ngarep di endorse-

tapi, itu baru kedua, masih ada yang ketiga dan selanjutnya..
bersambung